Postingan

Tax Amnesty Bukan Monster

“Tax Amnesty itu rumit!!” –Arul, Wajib pajak yang gemar konsultasi Di republik ini segala hal yang berhubungan dengan birokrasi adalah hal yang rumit, tax amnesty adalah salah satu diantaranya. Namun bukankah sulit itu masalah kecakapan? Disekitar kita ada banyak orang yang bisa membantu dan jadi tempat belajar, kuncinya ialah mau tidak kita belajar berurusan dengan birokrasi, karena hal ini adalah sebuah keniscayaan. Selain rumit tax amnesty akhir-akhir ini dianggap sebagai momok, entah siapa yang pertama kali menyebarkan “teror” jika tak mengikuti tax amnesty maka akibatnya harta anda akan dianggap sebagai penghasilan tahun harta tersebut ditemukan dan dikenakan tarif pajak sesuai UU KUP (25 atau 12,5% buat Wajib Badan, 5% s.d 35% untuk Wajib Pajak Orang Pribadi).  Jika hanya melihat satu sisi maka pernyataan ini pun benar adanya, namun yang lupa ditekankan oleh penyebar “teror” ini bahwa tax amnesty itu bukanlah sebuat kewajiban tapi sebuah pilihan. Lalu apa pilihan-p...

Soal Tax Checking: Sebuah Diskusi

 (sebuah tanggapan atas masukan kawan-kawan birokreasi) Membaca adalah hal yang mengasyikkan, salah satu bacaan senggang saya diantara rutinitas kantor adalah tulisan-tulisan di birokreasi dan tulisan-tulisan yang dibuat para kamerad dibelakangnya. Sebelum saya memulai tulisan yang merupakan tindak lanjut diskusi kita, izinkan saya memberikan hormat kepada kalian. Dalam tanggapannya kawan-kawan di birokreasi menemukan titik lemah pada sistem DPO (Daftar Pencarian Orang) di Sistem Informasi Direktorat Jenderal Pajak (ah kasihan para jomblo yang kurang perhatian ). Sistem bagaimanapun baiknya maka  akan tergantung “ man behind the gun ” nya , maka tidak ada solusi sempurna selain khilafah #eh.  Kelemahan ini bisa ditutupi dengan menerbitkan petunjuk teknis tentang Wajib Pajak dengan kriteria apa sehingga bisa dimasukkan ke dalam DPO, bisa karena adanya nilai potensi yang tinggi, adanya Surat Ketetapan Pajak, dan atau STP serta parameter lainnya. Disamping itu mem...

Sebuah Gagasan : Tax Checking

"karena jika sebuah kebijakan hanya untuk mempermudah dunia usaha semata tanpa penguatan lembaga penegakan yang ada maka kita akan terjebak pada kerja yang hanya untuk pengusaha dan penguasa." Pemerintah tahun ini membuat bebarapa langkah strategis yang dianggap mampu memperkuat kebijakan perpajakan di tanah air di masa yang akan datang, mulai dari kenaikan penghasilan yang tidak kena pajak (PTKP) hingga yang teranyar kebijakan Tax Amnesty . Pemerintah seperti yang dikutip oleh beberapa media juga sedang membahas untuk menurunkan tarif penghasilan Wajib Pajak Badan menjadi 17% (dari semula 25%), pemerintah memiliki alasan yang kuat yakni persaingan pasar global khususnya dengan Negara-negara tetangga, namun jika tidak berhati-hati maka kebijakan-kebijakan yang menjadi angin segar bagi dunia usaha ini membuat pemerintah menjadi hamba pengusaha (orang kaya) bukan  lagi kerja, kerja, dan kerja untuk rakyat. Segala stimulus perpajakan yang ada saat ini jika di tahun mend...

Hudaibiyah, Makkah dan Pengampunan Pajak

 “Badai di depan sangat keras, jangan sampai kita kehilangan kepala” (Tan Malaka) Dalam sejarah islam dikisahkan seorang sahabat kecewa dengan putusan Rasulullah s.a.w karena menandatangani perjanjian  Hudaibiyah dan sekaligus menunda rencana mengujungi Ka’bah pada tahun tersebut. Para sahabat dan pengikut Rasulullah jelas ada yang kecewa karena pada saat itu mereka merasa lagi berada di atas angin, memenangkan beberapa perang penting namun demi perhitungan dan kepentingan yang lebih besar  menurut perhitungan Rasulullah s.a.w maka umat Islam diputuskan untuk  mundur dan mengalah. Dalam sebuah kisah yang terkenal dengan nama Fathul Makkah (penaklukan kota Makkah) saat itu kota Makkah sudah berhasil dikuasai oleh umat muslim , para penduduk kota Makkah yang dulu menghina hingga menyiksa orang-orang yang beralih memeluk agama Islam, selangkah lagi akan ditangkap dan dihukum, namun pada saat-saat terakhir itu Rasulullah s.a.w demi kepentingan yang lebih besar m...

AADC? 2 : Tentang Jatah Mantan yang Kebablasan

Gambar
Puisi-puisi dalam ADDC2 itu bagus karena dibuat oleh Aan Mansyur, atau karena yang baca seorang Nicholas Saputra, atau jangan-jangan hanya karena yang mendengarnya terlarut dalam suasana baper AADC2?. Pertanyaan itu ada dibenak saya ketika selesai nonton bersama istri yang sebelumnya ngomel ongomel saat saya bilang katanya ending filmnya  kayak FTV. Karena pertanyaan itu juga saya langsung nyari video “Nic and Mar” di youtube, di video itu Nicholas Saputra sering berbicara seakan berpuisi. Apa sama kerennya saat dia membacakan puisi dalam film AADC2, mirip namun tak sama . akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa puisi itu keren karena yang baca dan yang nulis sama-sama belum menikah (abaikan kesimpulan ini). :) Dalam AADC2 dikisahkan Cinta pernah mengunjungi Rangga di New York, saat itu mereka menjadi pasangan pemilik dunia pada saat itu, yang lain ngontrak (ok, ini basi!!), namun sepulang dari New York  hubungan keduanya renggang dan berakhir dengan surat beris...

Terlalu Banyak Duka Hari Ini.

Gambar
Pagi ini salah satu grup WA ku penuh ucapan bela sungkawa, ayah seorang kawan berpulang, sebuah kehilangan berat pagi Yosephine Rangan . Saya tidak bisa menggambarkan duka secara sempurna namun saya lalu membayangkan gadis mungil teman kuliah di Prodip STAN itu menangis, senyum ceria yang hilang, suaminya yang memeluknya, dan dikelilingi keluarga yang terisak. Sebuah pedih tak bisa digambarkan secara sempurna, takkan bisa. *** Menjelang siang sebuah grup WA lagi penuh ucapan duka, seorang anak dari kawan waktu mencicipi bangku kuliah di FH-UH meninggal. Sebuah duka lagi. Akbar Junadi , seorang kawan yang saya kenal akrab lebih dari satu dekade berbalut duka yang perih , adakah yang lebih sakit dari menguburkan anak sendiri? Anak lelaki yang diharapkan jadi penerus kebanggaan? Sebuah duka tak bisa digambarkan sempurna. Akbar Junaid dan Hafidz Seperti lelaki pada umumnya dia pintar menyembunyikan duka, saya masih ingat di awal tahun 2000 saat ayahnya meninggal, kami k...

Sisi Lain KPP Pratama Watampone

Gambar
Good Afternoon fellas.... Thank God it's Thursday, weekend is approaching soon As we all know that Thursday is the time for 808 English Club. And this evening's meeting is going to be special because we'll have guests  from overseas coming. So, don't miss it, mark your schedule and make sure you attend's todays meeting at: Place : Meeting Room (2nd floor) / Ruang Rapat Lt 2 Time : 5 p.m - 6 p.m (sharp!) Guest : Exchange students from Belgium, Italy, and Thailand Topic : Cultural Exchange : Belgium (Belgia), Italy, and Thailand See you all there.... Pesan ajakan berbahasa inggris itu akan selalu muncul di kamis menjelang sore lewat sarana pesan winpop di PC kantorku, pengirimnya siapa lagi kalau bukan si “Madun” Dani Prakoso. *** Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone terletak di kabupaten Bone, sekitar 179 km dari kota Makassar, atau 4-5 jam perjalanan darat, dengan suguhan pemandangan tebing, dan jurang yang indah namun juga membu...