Postingan

Menapaki Hidup Lagi

Gambar
ahh minggu ini ada kecewa dengar Gayus ke Luar Negeri lagi tapi pemerintah hanya dapat calo pembuat paspor nya tapi tidak berbuat buat cari siapa bekingnya, dengar si Ayin "ratu" makelar kasus siap2 dibebaskan, karena berkelakuan baik, padahal tidaklah hilang dari memory ku sel mewahnya dulu. Hukum dalam Pemerintah SBY adalah NOL BESAR. di twitter dan FB ku aku tulis "Luar biasa negara ini baru saja kita marah2 akan sel mewahnya, kini org2 bilang dia berkelakuan baik, sudahlah hukum memang hanya soal uang dan relasi". Minggu ini juga untuk pertama kalinya ke Pinrang naik travel executive BMA (sama kayak cipaganting), agak lebih mahal memang tapi menurutku lebih nyaman saja, dari soal waktu sama dengan kalau kita naik angkutan umum (panther), tapi kenyamanan jauh banget, supir2 panther tidak memperhatikan kenyamanan penumpang, penumpang di tumpuk sesukanya dia, bukan salah dia sepenuhnya toh dia kuga kejar uang dan setoran, tapi tidak bisa atas dalil itu kita biarkan...

PENGEMBANGAN DAN PERUBAHAN ORGANISASI SEPAKBOLA NASIONAL

Latar Belakang Akhir-Akhir ini bangsa kita secara mengejutkan disatukan oleh dunia Sepak Bola , tidak anak kecil, orang dewasa, bapak-bapak, ibu-ibu, gadis modis, cewek tomboy yang biasa nya hanya duduk menonton bola hanya ketika even Piala Dunia, tiba-tiba merelakan waktunya buat menonton Piala AFF, mendukung Tim Nasional Indonesia. Setelah Even Berlalu, dan Indonesia mesti menerima kekalahan manyakitkan dari bangsa serumpun Malaysia, tuntutan akan perubahan Organisasi Sepakbola Nasional yakni PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) menjadi kian keras, kalangan pecinta bola berharap ada perubahan nyata dalam tubuh PSSI. Ronrongan lain ialah dibentuknya Liga Primer Indonesia (LPI) untuk menjadi bahan tandingan PSSI, supaya PSSI mau mengaku bahwa organisasi ini memiliki begitu banyak kelemahan sehinggan mesti ada perubahan. Tulisan ini disajikan sebagai bahan tugas Mata Kuliah Pengembangan Organisasi, dan buat menjadi bahan pemikiran bersama bagaimana perlunya perubahan dalam sebu...

Para Koruptor Itu masih Berkuasa

Minggu ini di buat miris dengan sebuah kenyataan yang menyakitkan, Kepala Seksi Pelayanan KPP Pratama Parepare, dengan santai berucap "itu berkas KP2KP belum di kerja karena tidak ada uangnya". Marah, dendam membakar otakku, begitu tahu aku langsung ngetwit di twitter ku, dan respon yang kudapat pertama ialah dari seniorku "mestikah dishare disini ckckck", aku tidak menyalahkan respon itu, karena seperti yang pernah kutulis perubahan dalam diri DJP di pegang oleh para Pegawai2 yang lulus masuk lewat seleksi S1, bukan yang lewat D1 , karena mental yang berbeda, anak2 STAN dididik dalam lingkup birokrasi, sedangkan anak2 kuliah umum dididik dalam pikiran bebas apa saja, untuk D3 Stan aku pikir peluang mereka fifty2 untuk lakukan perubahan. Kembali ke kasus tadi, Kepala seksi itu membiarkan berkas-berkas Wajib Pajak tertumpuk. Ada beberapa WP yang sudah mendaftar sejak bulan agustus belum direkam datanya, alasannya yah tadi KP2KP belum nyetor uang. Saya lalu menghubun...

Catatan Buat Zahran Al-Ghiffari

Tanggal 29-12-2010 kemarin, jam 19.00 bapak dan mama mesti mengantarmu imunisasi nak, ditengah hujan dan ketegangan. Kenapa tegang?? Karena mala mini ada final leg ke-2 Indonesia VS Malaysia, di Malaysia kita kalah 3-0 nak, kita butuh 4 gol buat menang, namun jauh sebelum final malam ini TV di penuhi semangat patriotisme. GElora Bung Karno penuh warna merah, para pecinta TIMNAS INDONESIA menyerbu Jakarta, mengabarkan pada dunia kami siap membalas, memberitahu pada punggawa TIMNAS INDONESIA bahwa majulah kawan, kami semua menemanimu. Saat lagu INDONESIA RAYA dinyanyikan, zahran baru saja keluar dari ruang dokter, bapak gendong Zahran menyanyikan lagu terbagus di dunia, Andai bukan di tempat umum Bapak Nangis nak, Bapak pernah sekali nonton di Gelora Bung Karno, menyanyikan lagu itu nak bersama puluhan ribu orang lainnya, rasanya bangga nak, rasanya begitu hebat, namun saat Lagu itu dinyanyikan lagi saat itu dengan puluhan Ribu supporter di Gelora Bung Karno, Bapak menyanyi juga nak dit...

AYO GARUDA

masih tak bisa memulai hari ini, seakan semalam tidak beranjak diganti pagi, ada apa??, mengapa??. GARUDA yang terbang tinggi tiba2 tercabik harimau, menyalahkan laser adalah hal yang bodoh. Di Tivi semalam aku lihat bagaimana wajah bersalah maman Abdurrahman, kesalahan fatalnya menjadi awal malapetaka, ada tidak pedenya muh.ridwan, dan ada beban yang tak bisa dipikul okto, aku tertunduk lesu usai nonton laga itu, mana GARUDA ku? semalaman mata tak bisa terpejam, padahal senin dah menanti. Namun diantara semua wajah2 itu, saya lihat ada busthomi, yang tetap fight, dan semakin bertambah ketika Arif Suyono masuk, dan si Irfan yang mau fighting dan tentu saja sang real kapten Bepe, ada semangat yang muncul walau tidak cukup bahkan untuk sebuah gol penghibur. Tanggal 29, serasa lama kawan, tapi yakin apapun yang terjadi malam itu kalian telah jadi pahlawan dan juara di hati kami, tapi semoga saja tak ada kata “kita hampir” juara.

sajak Ibu made in Aan Mansyur

pagi2 tadi Aan Mansyur lewat tweet nya mempersilahkan yang ingin mention dia buat minta sajak ibunya, so berhubung aku suka puisi, dan dialah adalah salah satu penyair terbaik indonesia yang asal makassar, jadi aku minta dan di kirim via email, saya copas saja ke blog ini karena saya belum sempat baca lagi sibuk tutup buku kas :) Safinah* 1. kau memasang langkah di kakiku. kau memasang ayun di tanganku. agar aku menjauh dan merindukanmu. kau juga menyimpan sesuatu di dalam waktu, aku tak tahu apa itu. karenanya aku terus tumbuh menuju semakin dekat ke masa kecilku, semakin kembali ke bukit-dadamu, semakin kembali ke lembah-rahimmu. 2. dari berangkat langit mengikutiku penuh lubang seperti jaring nelayan selalu luput menangkap seekor ikan. begitulah yang aku pikirkan di sini, di kejauhan yang hiruk oleh sepi ini. dan di dalam mataku yang terluka selalu aku saksikan matamu terbuka menampung seluruh langit yang nila langit yang jauh dari musim hujan langit yang meminta kita tiduran di pad...

(YAKIN) Indonesia Juara

Lagi ingin nulis tentang bola, karena masih kesal sama komentar si Bung Kus(naeni) si pengamat bola itu di TV One dan Metro TV, pertama dia bilang di TV One kalau Indonesia tidak perlu menang lawan Thailand (saat itu menjelang partai penyisihan Thailand vs Indonesia, karena sudah pasti lolos dan menang dari Thailand bukan Sejarah, Gila nih pengamat bola tidak tahu apa kita tidak pernah menang sejak 1997 dan hanya menang lewat adu penalty, jadi kemenangan lawan Thailand adalah sejarah dan kebanggaan bagi sepakbola bangsa ini, dan alhamdulillah Indonesia menang lawan Thailand walau dengan 2 hadiah penalty, tapi penalty yang kedua memang harus penalty, yang pertama bisa debatable tapi memang layak penalty hehehe. Setelah itu komentar nya saat acara democrazy di Metro TV yang bilang kalau Permainan TIMNAS antiklimaks, karena kemenangan yang tipis-tipis setelah membantai Malaysia (5-1) dan Laos (6-0), dia merasa permaainan melawan Laos yang terbaik sedangkan Malaysia tampil semakin baik. Sa...